Aksi Longmarch Bandung-Jakarta AMT Pertamina

Sumber Gambar : Group WhatsApp

Hari ini, 13 Oktober 2017 Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina melaksanakan jalan kaki dari Bandung ke Jakarta sebagai bentuk protesnya terhadap perusahaan BUMN atas perlakuan yang dinilai tidak pro terhadap para pekerjanya yakni, sopir. Sebelumnya, para AMT yang tergabung dalam Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) ini juga telah dua kali melakukan mogok kerja.

Buruh AMT Pertamina ibarat zombie, akrab dengan kematian. Para buruh bekerja dengan menyabung nyawa dan banyak rekan sudah meninggal dunia. Sebagai bentuk protes, sebanyak 50 buruh AMT Pertamina akan melakukan long march. Mereka berasal dari setidaknya 1.095 buruh dari 9 depot di berbagai provinsi yang berada dalam sengketa PHK melawan Pertamina Patra Niaga dan Elnusa Petrofin.

Kasus ini bermula pada permasalahan-permasalahan tidak dijalankannya ketentuan dalam peraturan perundang-undangan baik itu status kerja, waktu kerja, dan hal-hal lainya sebagai perusahaan pemberi kerja yang berdampak pada aktivitas perlawanan oleh pekerja melalui jalur yang telah ditentukan dalam Undang-Undang No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang No. 2 Tahun 2004 tentang Perselisihan Hubungan Industrial serta berdasarkan aturan 
pelaksananya.

Dalam aksi jalan kaki ini, para sopir AMT akan bergaya seperti zombi untuk memberikan pesan bahwa buruh BUMN berada dalam kondisi setengah mati untuk sekedar bertahan hidup. Dalam pelaksanaanya longmarch Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina ini membawa tema “Gugat Negara” dan “Selamatkan BUMN”.

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Setiap komentar yang anda tulis, bukan merupakan tanggung jawab kami.

Arsip Blog