Kisah Mahasiswa Semester Tua


Ada-ada saja ulah mahasiswa semester tua. Berbondong-bondong memenuhi perpustakaan kampus karena tuntutan skripsi yang harus segera diselesaikan. Sampai-sampai tidak ada meja kosong yang tersisa karena sudah penuh dengan leptop-leptop yang menyala sekaligus dengan draft skripsi terdahulu disampingnya.
Sudah menjadi kebiasaan mengunjungi perpustakaan di semester tua. Tidak punya malu meskipun mekanisme meminjam kunci loker dan absen saja harus minta arahan terlebih dahulu. Bagaimana cara mencari lorong buku yang dicari dan cara meminjamnya pun juga masih asing. Ah memalukan sekali sebenarnya. Tetapi memang seperti itulah realitanya.
Namun tidak semua mahasiswa seperti ini. Dari setiap kelas pasti ada saja mahasiswa dengan karakter rajin dan memiliki orientasi nilai tinggi untuk harapan di masa depannya. Sehingga ia cukup rajin mengunjungi perpustakaan untuk menyelesaikan setiap tugas yang diberikan dosen disetiap mata kuliah. Namun mahasiswa seperti ini terhitung minoritas.
Sedangkan mahasiswa kebanyakan, mereka akan menghabiskan sebagian besar semester mudanya hanya untuk bersenang-senang. Jalan-jalan menyambangi tempat-tempat wisata, atau sekedar jalan di mall dan pusat perbelanjaan serta ke tempat-tempat hiburan seperti kafe dan sejenisnya. Tetapi lagi-lagi ada saja mahasiswa yang berbeda, yakni berkarakter rajin dan menghabiskan waktunya untuk berorganisasi sebagai usaha mengembangkan dan membekali diri sebelum benar-benar terjun ke masyarakat luas.
Salah satu dosen pernah mengatakan kalau mahasiswa itu ada dua tipe. Pertama, mahasiswa kupu-kupu Kuliah Pulang-Kuliah Pulang dan satu lagi mahasiswa kura-kura Kuliah Rapat-Kuliah Rapat. Statement ini akan terus disampaikan di tengah-tengah berlangsungnya program pengenalan pendidikan tinggi mahasiswa baru. Sehingga dengan ini diharapkan mahasiswa bisa termotivasi untuk menjadi mahasiswa kura-kura yang menghabiskan waktunya untuk hal-hal positif yang berguna untuk mengembangkan pribadinya ataupun mengharumkan nama kampus.
Seperti itulah kehidupan mahasiswa. Kalau selama ini remaja dihadapkan dengan pandangan mahasiswa yang hanya dari sisi menyenangkannya saja seperti di sinetron atau pun ftv, tetapi pada dasarnya ada saatnya juga sebaliknya. Seperti saja misalnya kesulitan mencari dosen pembimbing, terpaksa harus mengulang kembali mata kuliah lama karena nilai yang kurang memadai sampai pada tidak mampunya membayar biaya semester. Toh minuman gula saja tidak akan enak tanpa kopi, jadi biarkanlah saling melengkapi.

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Setiap komentar yang anda tulis, bukan merupakan tanggung jawab kami.

Arsip Blog