Surat Izin Menikah Dr. Soetomo di Tengah Suasana Revolusi

Sumber Gambar : beritaagar.id
Jangan sebut aku perempuan sejati jika hidup hanya berkalang lelaki. Tapi bukan berarti aku tidak butuh lelaki untuk aku cintai (Nyai Ontosoroh).

Ya, siapa yang tidak mengenal cinta. Nyai Ontosoroh saja yang merupakan jomblo idealis masih butuh lelaki untuk ia cintai. Seperti kutipannya dalam Buku Bumi Manusia karya Pram itu. Entah apa definisi cinta, yang jelas setiap orang pasti pernah merasakannya.

Kalau dalam sejarah kita hanya disuguhkan dengan tokoh yang berjuang melawan penjajah dan upaya memerdekan Indonesia, ini merupakan cerita cinta Bung Tomo.

Di tengah suasana revolusi, iklan perkawinan Bung Tomo menyebar di berbagai surat kabar. Hal ini pun menimbulkan anggapan-anggapan miring pemuda-pemuda waktu itu yang memandang bahwa Bung Tomo hanya mementingkan hasrat pribadinya. Sampai-sampai Bung Tomo merasa tidak enak sendiri dan merasa ‘bersalah’. Untuk itu, ia meminta izin persetujuan menikah dari kelompok pemuda yang dipimpinnya pada waktu itu.

MENIKAH

Mengingat gentingnya masa, maka perkawinan kawan kami SOETOMO (Bung Tomo) dengan PISOELISTINA, yang akan berlangsung bertemunya nanti pada tanggal 19 Juni 1947 jam 19.00 tidak kami kehendaki akan dirayakan dengan cara bagaimanapun juga. Pucuk Pimpinan Pembrontakan menyetujui kedua kawan seperjuangan itu, berdasarkan perjanjian mereka.
  1. Setelah ikatan persahabatan mereka diresmikan itu, mereka akan lebih mempehebat perjuangan untuk Rakyat dan Revolusi.
  2. Meskipun perkawinan telah dilangsungkan, mereka tidak menjalankan kewajiban dan hak sebagai suami-istri sebelum ancaman terhadap kedaulatan Negara dan Rakyat dapat ddi halaukan.
Kami akan berterima kasih, bila kawan-kawan seperjuangan dari jauh berkenan memberikan berkah pangestu kepada kedua mempelai itu.

Sebuah perjanjian yang menarik bukan. Cinta memang memberikan semangat yang lebih, kekuatan yang berlipat-lipat dari pada sebelumnya. Tetapi tentunya bukan berlaku pada mereka yang hanya ‘main-main’. Karena cinta adalah tentang komitmen. Maka dia akan memberikan warna baru dalam setiap langkah kehidupan.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Setiap komentar yang anda tulis, bukan merupakan tanggung jawab kami.

Arsip Blog