Memahami HAM dan Batasan Batasannya


Memahami HAM dan Batasan Batasannya - Dalam pergaulan sehari-hari, kita pasti pernah menemukan tingkah laku orang lain baik itu teman, saudara atau orang dilingkungan kita yang dalam melakukan tindakannya berdasarkan pada Hak Asasi Manusia (HAM). Namun tidak jarang juga akibat perbuatannya itu merugikan orang lain.

Ketidak pahaman kita tentang makna HAM yang sesungguhnya, membuat kita sebagai manusia, dalam pergaulan sehari-hari merugikan orang lain namun tetap kita lakukan karena HAM, ini hak saya, saya punya hak untuk melakukan sesuatu.

Lalu apakah demikian? Agar kita tidak salah kaprah dalam memaknai HAM, kita harus tahu dulu apa itu Hak Asasi Manusia (HAM).
Memahami HAM dan Batasan Batasannya
Sumber Gambar : Komnasham.go.id
Pengertian HAM

Hak Asasi Manusia adalah suatu hak (hak dasar) yang sudah melekat pada diri manusia sejak ia masih dalam kandungan ibunya sampai ia meninggal. Seperti hak untuk hidup, hak untuk menyampaikan pendapat dan hak untuk melanjutkan hidup secara baik (pendidikan, kesehatan, pekerjaan, keamanan) dan mendapatkan keturunan.

Sejarah Singkat HAM

Dalam sejarahnya, HAM merupakan suatu perjuangan yang dilakukan oleh sekelompok manusia untuk mendapatkan haknya. Dasarnya bahwa sesama manusia memiliki hak yang sama, tidak ada yang spesial antara manusia satu dengan yang lainnya. Bahkan dalam agama Islam ditegaskan bahwa semua manusia itu sama dihadapan Allah, yang membedakan hanyalah iman dan taqwa nya.

Perjuangan HAM terjadi di negara Inggris pada abad ke 13, saat Inggris masih di pimpin oleh raja John Lackland (1199-1216). Hal itu dikarenakan, raja John dalam melaksanakan pemerintahannya bertindak secara sewenang-wenang. Hal ini menimbulkan protes dari rakyatnya sehingga melahirkan sebuah piagam yang dikenal dengan nama Magna Charta.

Mengingat akan pentingnya Hak Asasi Manusia, Perserikatan bangsa-bangsa (PBB) sebagai organisasi internasional juga mendeklarasikan agar semua negara yang menjadi anggota PBB harus menjunjung tinggi HAM.

Hal itu terwujud dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada tanggal 10 Desember 1984 yang hingga kini dikenal dan dirayakan setiap tahunnya sebagai hari HAM Internasional.

Batas-Batas Hak Asasi Manusia

Tujuan dari pengakuan atas HAM adalah untuk menjamin dan memastikan bahwa manusia memiliki hak yang sama dalam menjalankan hidupnya di dunia ini. Mengingat, manusia adalah mahluk sosial yang selalu hidup berkumpul, tentu ada batasan-batasannya dalam menerapkan Hak Asasinya.

Batasan-batasan ini tidak lain agar Hak Asasi atau hak dasar manusia lainnya tidak dilanggar. Semisal, karena merasa ia punya hak, maka ia melakukan parkir kendaraan secara sembrono sehingga menimbulkan kemacetan. Atau merokok dalam ruangan yang didalamnya terdapat orang yang tidak merokok.

Jadi, batasan-batasan Hak Asasi Manusia terletak pada hak orang lain, moral, keamanan dan ketertiban. Memahami HAM dan Batasan-batasannya merupakan hal yang penting, agar kita tidak melanggar hak orang lain. Apalagi kita hidup di dalam negara hukum yang diatur selain dalam UUD 1945, juga terdapat dalam Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.


Share:

0 komentar:

Post a Comment

Setiap komentar yang anda tulis, bukan merupakan tanggung jawab kami.

Arsip Blog