Negara Hukum

Negara Hukum - Negara Hukum adalah negara yang mempergunakan kekuasaannya atau menjalankan roda pemerintahannya hanya berdasarkan pada hukum yang berlaku dan dengan yang ditentukan oleh hukum tersebut.

Menurut Aristoteles, Negara hukum adalah negara yang berdiri di atas hukum yang menjamin keadilan kepada warga negaranya. Dalam prakteknya, Aristoteles menekankan agar masyarakat yang hidup dalam negara hukum dididik sedemikian rupa agar tidak menyeleweng dari hukum itu sendiri.

Pemikiran Aristoteles merupakan pemikiran yang awalnya sudah di ungkapkan oleh Plato bahwa penyelenggaraan negara yang baik didasarkan pada pengaturan hukum yang baik yang kemudian semakin dipertegas oleh Aristoteles sebagai murid dari Plato dalam karyanya Politica.

Negara hukum harus menempatkan hukum sebagai suatu hal yang tertinggi, jadi dalam penyelenggaraan pemerintahannya, hukum lah yang tertinggi bukan manusia yang menempati posisi jabatan. Maka setiap sikap, pikiran, perilaku, dan kebijakan pemerintahan negara dan penduduknya harus didasarkan dengan hukum.

Negara Hukum
Sumber Gambar : fridaadwitya.wordpress.com
Secara sederhana, yang dimaksud Negara hukum adalah Negara yang dalam penyelenggaraan pemerintahannya didasarkan atas hukum. Baik pemerintah dan lembaga-lembaga lain yang berada didalamnya, dalam melaksanakan tindakan apapun juga harus dilandasi oleh hukum, kekuasaan menjalankan pemerintahan juga harus berdasarkan pada kedaulatan hukum (supremasi hukum) dan bertujuan untuk menyelenggarakan ketertiban hukum. (Mustafa Kamal Pasha, 2003).

Berdasarkan refrensi, Ide negara hukum sudah dicetuskan sejak abad ke-17 di negara-negara Eropa Barat, bersamaan dengan timbulnya perjuangan kekuasaan yang tidak terbatas oleh penguasa yakni para raja yang berkekuatan absolute.

Barulah istilah "negara hukum" muncul pada abad ke-19, istilah ini pertama kali digunakan oleh Rudolf von Gneist (1816-1895), seorang guru besar di Berlin Jerman. Negara hukum merupakan terjemahan dari istilah Rule of Law (Anglo Saxon) atau Rechtsstaat (Eropa Kontinental).

Ciri-ciri negara Hukum 

Ciri-ciri negara Hukum adalah negara yang dalam kegiatannya berada dalam kontrol kekuasaan kehakiman yang aktif, Berdasarkan Undang-Undang yang menjamin HAM dan Demokrasi, Menuntut Pembagian kekuasaan, serta Kekuasaan dijalankan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dari sejarah kelahiran, perkembangan maupun pelaksanaannya diberbagai negara, konsep negara hukum sangat di pengaruhi dan bahkan tidak dapat dipisahkan dari asas kedaulatan rakyat, asas demokrasi dan asas konstitusional.

Karena hukum yang hendak ditegakkan adalah hukum yang bersumber dari aspirasi rakyat, untuk rakyat dan dibuat oleh rakyat melalui wakilnya yang dipilih secara konstitusional.

Seperti pada disiplin ilmu pada umumnya, konsep negara hukum pun mengalami perkembangannya seperti di negara Islam yang dikenal dengan Nomokrasi Islam. Perbedaan konsep dalam Nomokrasi Islam terletak pada hubungan antara agama dan negara.

Selain konsep negara barat dan Islam, di negara Komunis juga melahirkan konsep Sociality Legality yang merupakan kritikan terhadap konsep barat ( rule of law dan rechtsstaat) yang lebih cenderung individualis. Munculnya konsep ini tidak bisa dilepaskan dari nuansa politik internasional antara negara sosialis dan dengan negara pengusung rule of law.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Setiap komentar yang anda tulis, bukan merupakan tanggung jawab kami.

Arsip Blog