Pelaku Kegiatan Ekonomi

Pelaku Kegiatan Ekonomi – Di dalam aktifitas perekonomian tentu terdapat pelaku-pelaku ekonomi sebagai penggerak perekonomian itu sendiri. Oleh karena itu peran pelaku ekonomi menjadi sangat penting agar perekonomian bisa tetap berjalan dengan baik dan mendatangkan manfaat bagi khalayak secara umum.
 
Pelaku ekonomi dapat diartikan sebagai setiap individu, kelompok ataupun  lembaga yang melakukan kegiatan ekonomi baik produksi, distribusi ataupun konsumsi. Secara umum pelaku ekonomi ini dibedakan menjadi lima macam yang antara lain: rumah tangga, perusahaan pemerintah dan masyarakat luar negeri yang masing-masing memiliki peranannya tersendiri. Adapun penjelasan dari masing-masing pelaku adalah sebagai berikut.

Baca juga : Sejarah Munculnya Ilmu Ekonomi 

Rumah tangga – Rumah tangga adalah pelaku ekonomi dalam cakupan ruang lingkup paling kecil yang terdiri dari ayah, ibu dan anak dan anggota keluarga lainnya. Sebagai salah satu pelaku ekonomi rumah tangga dibagi menjadi menjadi tiga golongan penting, antara lain:
  1. Rumah tangga keluarga sebagai produsen, yaitu rumah tangga yang dapat menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan para konsumen yang membutuhkan. Didalam proses produksi ini rumah tangga sebagai produsen dapat memanfaatkan tanahnya, tenaga kerjanya, modalnya ataupun keahliannya. Adapaun hasil yang diperolah rumah tangga keluarga produksi adalah berupa uang. 
  2. Rumah tangga keluarga sebagai distribusi, yaitu rumah tangga yang berperan sebagai distributor dengan cara membuka toko atau warung serta menjadi pedangang dan lain sebagainya. Adapun tujuan dari kegiatan distribusi ini adalah untuk memperoleh penghasilan berupa uang. 
  3. Rumah tangga keluarga sebagai konsumen, yaitu rumah tangga yang berperan sebagai konsumen dan ini berlaku pasti. Konsumsi yang dilakukan merupakan hasil dari pendapatan yang diperoleh. Oleh karena itu bisa dikatakan bahwa kegiatan utama rumah tangga keluarga adalah konsumsi itu sendiri. Adapau faktor yang dapat mempengaruhi banyak tidaknya konsumsi adalah sebagai berikut: 
  • Jumlah pendapatan keluarga 
  • Jumlah anggota keluarga 
  • Status sosial ekonomi keluarga 
  • Harga barang ataupun jasa yang dibutuhkan
Pelaku kegiatan ekonomi
Sumber Gambar : ilmu ekonomi.id
Perusahaan – perusahaan merupakan sebuah badan usaha yang menjalakan aktifitas produksi guna mengasilakna barang atau jasa yang tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan. Peran perusahaan dalam kegiatan kegiatan ekonomi digolongkan menjadi tiga sebagai berikut:
  1. Perusahaan sebagai produsen, hal ini merupakan tujuan utama yang dilakukan perusahaan dalam rangka memperoleh keuntungan yang diinginkan. Karenanya sudah tidak diragukan lagi akan peran perusahaan dalam hal menjadi produsen untuk menghasilkan barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat khalayak. 
  2. Perusahaan sebagai distributor, hal ini sangat penting dilakukan sebagai upaya penyaluran atas produk atau jasa yang sudah di produksi. Karena jika tidak maka perusahaan tidak akan memperoleh keuntungan atau bahkan justru akan mengalami kerugian karena barang atau jasa yang dihasilkan tidak tersalurkan ke masyarakat dengan baik. 
  3. Perusahaan sebagai konsumen, hal ini dilakukan sebagai langkah perusahaan untuk memperoleh bahan baku, alat produksi, tenaga karyawan atau biaya lain guna kelancaran proses produksinya.
Pemerintah – pemerintah merupakan pihak yang memiliki peran penting dalam perkonomian untuk mengawasi, mengatur maupun mengendalikan jalannya perekonomian yang ada agar dapat terciptanya kemakmuran rakyatnya. Hal ini juga dipertegas dalam pasal 33 UUD 1945 yang mana memberikan wewenang kepada pemerintah untuk untuk ikut andil terutama pada bidang-bidang yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Oleh karena muncullah Instruksi Presiden No. 7 Tahun 1967 yang mana membagi perusahaan negara menjadi tiga bentuk, yakni perusahaan perseroan (persero), perusahaan umum (perum) dan perusahaan jawatan (perjan). 

Permerintah yang merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di dalam suatu negara memiliki peran ekonomi antara lain sebagai berikut :

  1. Membelanjankan pendapatan negara utuk keperluan negara. Dalam hal ini pemerintah melakukan pengeluaran dengan membeli barang atau jasa dengan tujuan untuk kepentingan umum. Estimasi pendapatan dan pengeluaran ini digambarkan melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 
  2. Menyediakan barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat melalui produksi yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 
  3. Menciptakan iklim kondusif dan sehat untuk menjaga kelancaran proses perekonomian di dalam suatu negara dengan cara melakukan pengarahan, bimbingan, pengawasan dengan membuat peraturan perundang-undangan dengan pihak yang berwenang. 
  4. Dan terakhir menjaga stabilitas ekonomi dengan setap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkannya.
Masyarakat luar negeri – keadaan di setiap negara pasti memiliki perbedaan dna keunikan masing-masing yang menjadikan setiap negara tersebut saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhannya. Adapun peranan masyarakat luar negeri adalah sebagai berikut:

  1. Masyarakat luar negeri sebagai produsen dilakukan dengan cara kegiatan ekspor atas barang-barang yang dihasilkan didalam negeri untuk selanjutnya dapat menghasilkan keuntungan.
  2. Masyararakat luar negeri sebagai konsumen dilakukan dengan cara kegiatan impor yang dilakukan oleh suatu negara untuk memenuhi kebutuhan yang tidak bisa didapatkan di negara itu sendiri karena berbagai hal. 
  3. Masyarakat luar negeri sebagai investor dilakukan dengan cara mengundang investor asing untuk menanamkan modal guna kelancaran pembangunan di dalam suatu negara 
  4. Masyarakat luar negeri sebagai ahli dilakukan sebagai bentuk usaha untuk memenuhi tenaga kerja dalam negeri karena tidak tersedianya ataupun keterbatasanahli tersebut di dalam negeri.  
Itu lah tadi pelaku-pelaku dalam kegiatan ekonomi dengan setiap perannya masing-masing. Pada dasarnya seluruh pelaku ekonomi yang ada saling berkaitan dan melengkapi untuk menjamin keberlangsungan kegiatan ekonomi. Karennya jika salah satu pelaku ekonomi tertanggu maka akan berdampak pula pada pelaku yang lain dan hal ini dapat mengancam kestabilan ekonomi itu sendiri.



Share:

0 komentar:

Post a Comment

Setiap komentar yang anda tulis, bukan merupakan tanggung jawab kami.

Arsip Blog