Pengertian Badan Usaha Beserta Jenis-jenisnya

Pengertian Badan Usaha Beserta Jenis-jenisnya | Di dalam aktifitas perekonomian tentu tidak akan pernah terlepas dengan kata usaha. Hal ini dikarenakan usaha merupakan penopang perekonomian yang dijalankan oleh pihak yang bersangkutan ataupun pelaku usaha itu sendiri. Dengan adanya usaha maka perekonomian dapat terus berkembang dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat luas.
Pengertian Badan Usaha
Badan usaha merupakan satu kesatuan organisasi yang berisikan hukum, teknis serta ekonomis yang bertujuan untuk memperoleh laba sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Akan tetapi masih terdapatnya anggapan masyarakat yang salah dengan memandang badan usaha sama dengan perusahaan. Sementara keduanya merupakan hal yang berbeda dimana badan usaha merupakan lembaga sedangkan perusahaan merupakan tempat dimana badan usaha tersebut menjalankan aktifitas produksinya. Jadi dapat disimpulkan bahwa badan usaha memiliki ruang lingkup yang lebih luas karena satu badan usaha dapat memiliki satu atau bahkan lebih perusahaan tempat mereka mengelola faktor produksi yang dimiliki.
Jenis-jenis Badan Usaha
Di Indonesia terdapat berbagai macam jenis usaha baik secara perorangan maupun usaha bersama. Usaha tersebut akan terus mendapat perhatian pemerintah agar terus berkembang dan memajukan perekonomian yang ada. Oleh karena pentingnya usaha tersebut maka mutlak diperlukan badan atau lembaga yang mengatur usaha yang dicerminkan dalam badan usaha.

Jenis-jenis badan usaha berdasarkan aktivitas yang dilakukan dibedakan menjadi 5 menjadi macam, antara lain sebagai berikut:
  1. Badan usaha ektraktif, yaitu badan usaha yang dijalankan berkaitan dengan alam. Badan usaha ini memanfaatkan kekayaan yang disediakan alam untuk pemenuhan aktifitas produksinya. Contohnya antara lain PT Pertamina. 
  2. Badan usaha agraris, yaitu badan usaha yang bergerak dalam bidang pertanian. Adapu aktifitas yang dilakukan dalam usaha ini yaitu berupa membudidayakan tumbuhan-tumbuhan pangan. Contohnya seperti PT Perekbunan Negara. 
  3. Badan usaha industri, yaitu badan usaha yang berfokus untuk menambah nilai guna suatu barang dengan mengubah bentuk fisik maupun non fisiknya. Contohnya seperti PT Indofood. 
  4. Badan usaha perdagangan, yaitu merupakan jenis badan usaha yang bergerak pada bidang perdagangan atau dengan kata lain melakukan aktifitas jual beli tanpa mengubah bentuk namun tetap memperoleh laba. Contohnya seperti PT Matahari. 
  5. Badan usaha jasa, yaitu badan usaha yang bergerak pada bidang penyediaan jasa kepada masyarakat luas. Contohnya seperti Jasa raharja.
Sedangkan jenis-jenis usaha dilihat dari kepemilikan modalnya dibedakan menjadi empat macam. Antara lain sebagai berikut:

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) – yaitu merupakan badan usaha yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. Contohnya seperti PT Kereta Api, PT PLN dan lain sebagainya. Di dalam prakteknya BUMN dibagi menjadi 3 macam, yaitu: 
  • PERUM, yaitu BUMN yang seluruh modalnya dimiliki negara serta tidak terbagi atas saham, dengan tujuan untuk kemanfaatan umum berupa penyediaan barang atau jasa sekaligus mengejar keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan perusahaan.
  • PERSERO, yaitu BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang mana modalnya terbagi dalam saham dengan minimal proporsi 51% sahamnya harus dimiliki oleh Negara Republik Indonesia dengan tujuan utama mengejar keuntungan. 
  • PERJAN, yaitu BUMN yang seluruh modalnya dimiliki negara dengan tujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Akan tetapi dalam prakteknya sering mengalami kerugian sehingga sekarang ini tidak ada perusahaan BUMN yang berbentuk perusahaan jawatan lagi.
Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) – yaitu merupakan kebalikan dari BUMN dimana modalnya dimiliki oleh pihak swasta baik dalam negeri maupun luar negeri dengan tujuan utama mencari laba sebanyak-banyaknya. Contohnya adalah PT Indofood, PT Unilever dan lain sebagainya. Adapun macam-macam BUMS adalah sebagai berikut: 
  • Firma (Fa), yaitu badan usaha yang yang didirikan oleh dua orang atau lebih dimana setiap anggotanya memiliki tanggung jawab penuh terhadap perusahaan. Sedangkan cara pendirianya yaitu melalui akta perjanjian yang dibuat oleh notaris yang berisi aturan maupun informasi tentang perusahaan firma yang didirikan. 
  • Commanditaire Vennotschap (CV), yaitu badan usaha yang didirikan oleh dua sekutu atau lebih yang terbagi menjadi sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif yaitu sekutu yang memiliki tanggung jawab penuh terhadap perusahaan dengan cara menyertakan modal sekaligus ikut mengelola perusahaan sedangkan sekutu pasif hanya sekedar menyertakan modal dengan tanggung jawab sebatas modal yang disertakan saja. 
  • Perseroan terbatas (PT), yaitu badan usaha yang modalnya terbagi atas saham-saham dengan tanggung jawab pemiliknya sebatas besarnya modal yang disertakan saja. 
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) – sesuai dengan namanya dimana badan usaha ini dimiliki oleh daerah, sedangkan yang mempunyai kewenangan atas BUMD ini adalah pemerintah daerah tersebut. Contohnya Bank Pembangunan Daerah. 

Badan Usaha Campuran – yaitu badan usaha dimana modalnya merupakan milik swasta sekaligus pemerintah. Contohnya yaitu PT Pembangunan Jaya yang merupakan milik pemerintah DKI Jakarta sekaligus pihak swasta yang bersangkutan.

Demikian tadi pembahasan Pengertian Badan Usaha Beserta Jenis-jenisnya. Di dalam prakteknya terdapat berbagai macam jenis usaha sebagai penopang perekonomian disuatu wilayah tertentu. Dan semua usaha usaha ini harus mendapat perhatian khusus oleh pemerintah dan terus dikembangkan terkhusus usaha yang masih dibilang kecil atau mikro, agar tumbuh beriringan dan dapat terus menjalankan usahanya.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Setiap komentar yang anda tulis, bukan merupakan tanggung jawab kami.

Arsip Blog