Perbedaan Antara Hukum Pidana dan Hukum Perdata


Perbedaan Antara Hukum Pidana dan Hukum Perdata - Sebagai masyarakat yang awam, kita seringkali kebingungan membedakan antara hukum-hukum yang ada seperti hukum pidana khusus dan pidana umum misalnya. Baik umum maupun khusus, keduanya sama sama tindak pidana, tetapi memiliki perbedaan dalam proses hukumnya.

Kali ini saya akan mencoba menuliskan perbedaan antara hukum pidana dan hukum perdata. Tujuannya, agar kita sebagai masyarakat yang hidup dalam negara hukum, tidak keblinger dalam melihat kejadian-kejadian yang terjadi di sekeliling kita.

Perbedaan Antara Hukum Pidana dan Hukum Perdata
Sumber gambar: boksburgadvertiser.co.za

Pengertian dan Tujuan Hukum Pidana

Hukum pidana merupakan suatu produk hukum yang mengatur apa-apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan yang berkaitan dengan kepentingan umum.

Sedangkan tujuan dari hukum pidana adalah untuk menjaga ketertiban dan kepentingan umum, yang apabila hal itu dilanggar akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Misalnya terjadi sebuah tindak pidana pencurian. Akibat dari kejadian ini, masyarakat akan merasakan ketakutan, disitulah keamanan dan ketentraman umum terganggu.

Pengertian Hukum Perdata

Hukum perdata merupakan suatu produk hukum yang mengatur antara masyarakat satu dengan masyarakat lainnya atau perseorangan saja. Jadi dalam hukum perdata yang terkena dampak dari hukum ini apabila dilanggar adalah orang-orang yang terlibat saja.

Perbedaan Antara Hukum pidana dan hukum perdata juga terletak pada proses hukumnya. Jika hukum pidana, dalam proses atau pelaksanaan hukumnya bisa langsung diterapkan. Jadi dalam hukum pidana, tidak harus menunggu adanya aduan dari pihak yang dirugikan. Kecuali kasus pencurian dan pemerkosaan.

Jika hukum perdata, dalam setiap kasus perdata, pihak berwenang tidak akan melakukan proses hukumnya jika pihak yang dirugikan tidak melapor. Misalnya, kasus jual beli atau masalah warisan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa, perbedaan antara hukum pidana dan hukum perdata terletak pada kapasitas atau jangkauan dampaknya. Jika hukum pidana berdampak pada masyarakat luas, sekalipun ia tidak terlibat. Sedangkan hukum perdata hanya pada orang-orang yang terlibat saja (private).

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Setiap komentar yang anda tulis, bukan merupakan tanggung jawab kami.

Arsip Blog