Indeks Harga Konsumen dan Cara Menghitungnya

Indeks Harga Konsumen dan Cara Menghitungnya | Di dalam aktifitas perekonomian perubahan harga barang dan jasa merupakan hal yang wajar. Tingkat perubahan harga tesebut pada setiap barang dan jasa yang ada berbeda antara satu dengan lainnya. Selanjjutnya, di dalam menggambarkan tingkat kenaikan harga-harga tersebut secara umum, maka besaran harga dinyatakan dala bentuk indeks harga. Selain itu, didalam menyatakan  tingkat harga barang didominasi oleh kebutuhan konsumen yang karenanya disebut Indeks Harga Konsumen.

Pengertian
Indeks Harga Konsumen merupakan suatu indeks yang dapat digunakan untung menghitung harga dari barang dan jasa yang telah dikonsumsi oleh konsumen secara menyeluruh dalam kurun waktu tertentu. Atau dengan kata lain IHK merupakan angka yang digunakan untuk menyatakn tingkat harga atas barang yang senantiasa diperlukan oleh konsumen. Perhitungan IHK ini pada umumnya digunakan sebagai pengukuran inflasi yang terjadi di suatu negara serta digunakan juga sebagai pertimbangan dalam menyesuaikan gaji, dana pensiun, upah dan kontrak lainnya. Selain itu angka IHK juga dapat digunakan untuk menunjukkan rata-rata atas perubahan tingkat harga yang dibayarkan oleh konsumen dari kelompok barang atau jasa tertentu baik keniakan berupa inflasi maupun penurunan yaitu deflasi.


Di dalam menentukan IHK ini para ekonom akan mengacu pada indeks harga produsen, yakni harga rata-rata bahan mentah yang diperlukan oleh pihak produsen dalam rangka pembuatan produknya. Biasanya didalam menentukan IHK ini dihitung berdasarkan survey biaya hidup yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Perhitungan IHK
Perhitungan IHK yang dilakukan oleh BPS mengacu pada sumber baik produsen, konsumen dan lain-lain yang kemudian ditetapkan menggunakan metode tertentu. Adapun rumus perhitungan IHK adalah sebagai berikut:
IHK = Pn/Po x 100%
Keterangan :
Pn        = Harga sekarang
Po        = Harga pada tahun dasar
Selain rumus tersebut diatas, terdapat rumus lain dalam perhitungan IHK yaitu:
IHK = ∑(Pit.Qio) / ∑(Pio.Qio) x 100%
Keterangan :
Pit        = harga barang i pada periode t
Qt        = jumlah barang i pada periode t
Pio       = harga barang i pada periode dasar o
Qio      = jumlah barang i pada periode dasar o

* Di dalam perhitungannya tahun dasar yang digunakan selalu berganti setiap lima tahun. Misalnya jika ingin menghitung IHK tahu 2005-2010 maka tahun dasar yang digunakan adalah tahun 2004.

Inflasi
Inflasi didefinisikan sebagai kecenderungan naiknya harga barang dasa secara umum yang berlangsung secara terus menerus yang mana ketika inflasi ini meningkat maka secara otomatis harga barang atau jasa dalam negara tersebut mengalami kenaikan. Selain itu keniakan inflasi ini juga bisa dikatakan sebagai penurunan nilai mata uang terhadap nilai barang atau jasa tersebut secara umum.

Demikian itu tadi pembahasan tentang Indeks Harga Konsumen dan Cara Menghitungnya yang pada dasarnya angka IHK berguna dalam menunjukkan rata-rata kenaikan tingkat harga dalam kurun waktu tertentu. Dengan IHK ini pula dapat digunakan untuk mengukur tingkat inflasi di dalam suatu negara.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Setiap komentar yang anda tulis, bukan merupakan tanggung jawab kami.

Arsip Blog